Suasana ceria dan penuh antusiasme menyelimuti Madrasah Aliyah (MA) Assholach Gondangwetan hari ini, Senin 14 Juli 2025. Ratusan santri baru dan lama secara resmi memulai tahun ajaran 2025/2026 yang diawali dengan kegiatan Masa Ta’aruf Santri Madrasah (Matsama). Kegiatan ini dirancang khusus untuk memperkenalkan lingkungan madrasah, menanamkan nilai-nilai keaswajaan, serta mempererat tali silaturahmi antar santri.
Pembukaan Matsama dilaksanakan secara serentak di dua lokasi terpisah, yaitu untuk santri putra dan santri putri. Hal ini menunjukkan komitmen madrasah dalam menjaga syariat Islam sekaligus memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta. Para santri putra berkumpul di aula KH. Zainuddin, sementara santri putri berada di tempat yang berbeda, menciptakan suasana kondusif dan fokus.
Kegiatan diawali pada pukul 07.00 WIB dengan apel pembukaan Matsama. Seluruh santri kelas X, XI, dan XII turut hadir dalam apel ini, menyimbolkan dimulainya kembali aktivitas belajar mengajar di madrasah. Setelah apel, agenda dilanjutkan dengan sesi “Game Perkenalan Bersama” yang dipandu oleh tim Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM). Sesi ini bertujuan untuk mencairkan suasana dan membantu para santri baru saling mengenal satu sama lain.
Memasuki pukul 09.30 WIB, santri putra mendapatkan materi “Profil Singkat MA Assholach (Visi, Misi dan Keunggulan Madrasah)” yang disampaikan oleh Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.HI. Materi ini penting untuk menumbuhkan rasa bangga dan kepemilikan terhadap madrasah. Sementara itu, santri putri mendapatkan materi “Anti Bullying dan Radikalisme” yang disampaikan oleh Nurul Hikmah, SE, memberikan bekal penting dalam menghadapi tantangan sosial di era modern.
Kegiatan Matsama akan berlangsung selama lima hari, mulai dari hari ini hingga Jumat, 18 Juli 2025. Setiap harinya, para santri akan disuguhkan dengan beragam materi dan aktivitas yang edukatif dan interaktif. Pemisahan kelas antara putra dan putri tetap diberlakukan sepanjang kegiatan, memastikan setiap materi disampaikan dengan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan masing-masing kelompok.

Beberapa materi menarik yang akan disampaikan dalam beberapa hari ke depan antara lain “Problem Solving dan Pengembangan Diri”, “Kepemimpinan dan Tanggungjawab”, “Budaya Digital dan Santri Milenial”, serta “Pengenalan dan Demo Ekstrakulikuler”. Materi-materi ini dipilih untuk membekali santri dengan berbagai keterampilan hidup, karakter yang kuat, dan wawasan yang luas.
Selain materi-materi di atas, kegiatan “Ice Breaking” dan “Game” juga akan disisipkan di sela-sela sesi untuk menjaga semangat dan antusiasme para santri. Moment istirahat juga diberikan secara berkala untuk memastikan santri tetap prima dan fokus mengikuti seluruh rangkaian acara.
Pada hari Jumat, 18 Juli 2025, kegiatan Matsama akan ditutup dengan apel penutupan. Sebelum itu, para santri akan diajak untuk berpartisipasi dalam kegiatan “Pengenalan dan Demo Ekstrakulikuler” yang diharapkan dapat memicu minat mereka untuk bergabung dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia di madrasah.
Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.HI, selaku kepala MA Assholach Gondangwetan, berharap Matsama tahun ini dapat menjadi fondasi yang kuat bagi para santri dalam menjalani tahun ajaran baru. “Melalui Matsama ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab, sekaligus memperkenalkan budaya madrasah yang Islami dan modern,” ujarnya.
Dengan semangat yang membara dan dukungan penuh dari seluruh civitas akademika, MA Assholach Gondangwetan siap menyongsong tahun ajaran 2025/2026 dengan optimisme. Matsama ini diharapkan menjadi langkah awal yang positif bagi para santri untuk mengembangkan potensi diri, berprestasi, dan menjadi generasi penerus bangsa yang unggul.







