Madrasah Aliyah (MA) Assholach, Jatim, hari ini meresmikan aula baru mereka yang diberi nama Aula KH. Zainuddin. Peresmian yang berlangsung di lantai 3 gedung MA ini menjadi momen penting bagi civitas akademika MA Assholach dan Pondok Pesantren Assholach secara keseluruhan.
Acara peresmian dimulai dengan pembacaan zikir istighfar yang dipimpin langsung oleh pengasuh pondok pesantren, Gus Luthfil Hakim. Pembacaan zikir ini memiliki makna mendalam, bukan sekadar tradisi, melainkan sebagai bentuk rasa syukur dan pengakuan atas kemudahan yang diberikan Allah SWT selama proses pembangunan.
Sebelumnya, Kepala MA Assholach, Dr. Ahmad Adip Muhdi, MA, menyampaikan sambutan pembukaan. Dalam pidatonya, beliau menggarisbawahi pentingnya fasilitas baru ini sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar bagi seluruh siswa dan santri.

Dalam mauidhohnya, Gus Luthfil Hakim menekankan bahwa membaca istighfar merupakan salah satu pembuka pintu rezeki. Beliau menjelaskan bahwa orang yang rajin beristighfar akan dimudahkan dalam segala urusan, termasuk dalam hal rezeki. “Santri Pondok Pesantren Assholach diajarkan untuk membiasakan diri berzikir istighfar, agar segala urusan mereka dimudahkan oleh Allah,” ujarnya.
Gus Luthfil Hakim menambahkan bahwa pembangunan Aula KH. Zainuddin ini adalah salah satu bukti nyata dari kemudahan yang diberikan Allah SWT. Proses pembiayaan dan segala hal terkait pembangunan berjalan lancar dan dimudahkan. “Ini adalah hasil nyata dari istighfar yang kita amalkan,” tambahnya.
Peresmian aula ini, menurut Gus Luthfil Hakim, patut disyukuri agar Allah SWT menambah kenikmatan-Nya. Beliau juga memberikan sinyal bahwa MA Assholach akan terus melakukan pembangunan. Hal ini didasari pada kebutuhan yang terus meningkat untuk menunjang proses pembelajaran siswa maupun santri.

Acara tasyakuran peresmian ini diharapkan menjadi momentum bagi Assholach untuk terus berkembang dalam dunia pendidikan. Dengan adanya fasilitas baru ini, diharapkan kualitas pembelajaran dapat semakin meningkat dan menciptakan lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak mulia.
Acara peresmian ini diikuti oleh seluruh siswa putra MA Assholach dan dihadiri oleh jajaran guru dari berbagai unit pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Assholach, mulai dari RA, MI, MTs, hingga MA. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap kemajuan pendidikan di lingkungan pesantren.







