Pemberian Penghargaan bagi Para Santri Berprestasi: Fahmi, Tana’im, dan Shinta

oleh | Senin, 22 September 2025

Pagi yang cerah di hari Senin, 22 September 2025, menjadi saksi bisu atas sebuah momen istimewa di lapangan utama Yayasan Pondok Pesantren Assholach. Upacara bendera yang dihadiri oleh seluruh santri dari berbagai jenjang, mulai dari MI, MTs, hingga MA, menjadi ajang pemberian penghargaan bagi tiga siswa berprestasi yang telah mengharumkan nama sekolah di tingkat regional dan kabupaten.

Momen puncak dari upacara tersebut adalah saat nama Fahmi Athourrohman dipanggil maju ke depan. Siswa kelas XI MA Assholach ini berdiri tegap dan penuh rasa bangga saat menerima trofi dan sertifikat dari Kepala MA Assholach, Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I. Fahmi berhasil meraih juara dalam Olimpiade MA’arif NU Madrasah Diniyah Se-Pasuruan Raya yang menguji pemahaman mendalam pada mata pelajaran Aswaja, Tarikh, dan Nahwu.

Selain Fahmi, penghargaan juga diberikan kepada Muhammad Tana’im, siswa yang berhasil meraih Juara Harapan 1 Musabaqoh Syarhil Quran (MSQ) tingkat Jawa Timur tahun 2025. Prestasi Tana’im ini menjadi bukti nyata komitmen MA Assholach dalam membina santri-santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan umum, tetapi juga mahir dalam bidang keagamaan, khususnya seni membaca dan memahami Al-Quran.

Tak hanya itu, Shinta Amalia Soliha juga menerima apresiasi atas prestasinya yang membanggakan. Shinta berhasil meraih peringkat 3 terbaik di tingkat Kabupaten Pasuruan dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025. Keberhasilan Shinta ini menunjukkan bahwa santri MA Assholach mampu bersaing dan berprestasi di kancah yang lebih luas, membuktikan kualitas pendidikan yang komprehensif di pesantren.

Dalam sambutannya, Dr. Ahmad Adip Muhdi menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas pencapaian ketiga siswanya. “Prestasi yang diraih oleh Fahmi, Tana’im, dan Shinta ini adalah buah dari kerja keras, ketekunan, dan doa. Mereka adalah inspirasi bagi kita semua,” ujar beliau. Ia juga menambahkan bahwa prestasi ini tidak lepas dari bimbingan para guru dan ustadz yang selalu berdedikasi.

Pemberian penghargaan ini disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta upacara. Suasana haru dan bangga menyelimuti lapangan, mencerminkan semangat kebersamaan dan dukungan yang kuat di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Assholach. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa setiap usaha dan kerja keras akan selalu membuahkan hasil yang manis.

Dr. Ahmad Adip Muhdi berharap, keberhasilan ini dapat menjadi motivasi kuat bagi seluruh santri untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Ia mendorong para santri untuk tidak pernah lelah belajar, berinovasi, dan berkarya demi masa depan yang lebih baik.

Di akhir acara, ketiga santri berprestasi tersebut memberikan senyuman sumringah, seolah siap untuk menghadapi tantangan dan meraih prestasi-prestasi lainnya di masa yang akan datang. Peristiwa ini tidak hanya tercatat sebagai sejarah manis bagi MA Assholach, tetapi juga menjadi cerminan dari semangat kompetisi yang sehat dan positif yang ditanamkan di lingkungan pesantren.

Bagikan artikel ini ke :