Keluarga besar Madrasah Aliyah (MA) Assholach, khususnya di lingkungan asrama putri, menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada hari ini. Acara yang berlangsung khusyuk ini menjadi momentum bagi para siswi untuk mempertebal keimanan serta meneladani perjalanan agung Rasulullah SAW.
Suasana religius langsung terasa sejak awal acara. Peringatan ini dibuka dengan penampilan memukau dari Tim Banjari Siswi MA Assholach. Dengan seragam yang rapi dan pukulan rebana yang harmonis, mereka melantunkan sholawat nabi yang menambah kekhidmatan suasana di dalam asrama.
Penampilan tim banjari ini bukan sekadar pembuka, melainkan wujud kreativitas dan kecintaan para siswi terhadap seni islami yang terus dilestarikan di lingkungan madrasah.
Kepala MA Assholach, Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I., dalam kesempatan terpisah menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menekankan pentingnya mengambil pelajaran dari peristiwa Isra’ Mi’raj sebagai fondasi karakter siswa.
Dalam pernyataannya, beliau menyampaikan “Peringatan Isra’ Mi’raj ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana bagi para siswi, khususnya di asrama putri, untuk merefleksikan kembali perintah sholat lima waktu sebagai bekal utama disiplin diri. Saya sangat bangga melihat antusiasme siswi, termasuk tim banjari yang tampil luar biasa. Semoga melalui wasilah sholawat dan peringatan ini, keberkahan ilmu senantiasa menyertai keluarga besar MA Assholach.”
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswi tidak hanya memahami sejarah perjalanan malam Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga ke Sidratul Muntaha, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai kesabaran dan ketaatan dalam kehidupan sehari-hari di asrama maupun di madrasah.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama dan ceramah agama singkat yang diikuti oleh seluruh penghuni asrama putri dengan penuh antusias.







