Prestasi membanggakan kembali diukir oleh santri dari Madrasah Aliyah (MA) Assholach Kejeron. Muhammad Iqbal Amirulloh, salah satu siswa terbaik, berhasil meraih Juara I Pra Remaja Putra Kelas H dalam Kejuaraan Pencak Silat Madinah Van Java Championship 2025 yang diselenggarakan di GOR Untung Suropati Kota Pasuruan pada tanggal 3-4 Oktober 2025.
Keberhasilan Iqbal dalam kejuaraan tingkat nasional yang diikuti ratusan pendekar ini tidak hanya membawa pulang medali emas dan piagam, tetapi juga mendapatkan apresiasi istimewa dari pihak madrasah.
Muhammad Iqbal Amirulloh, yang turun mewakili MA Assholach, menunjukkan mental juara dan teknik yang matang sepanjang kejuaraan. Ia harus melewati tiga kali babak pertandingan yang ketat dengan menggunakan sistem poin sesuai peraturan Pencak Silat.
“Iqbal bertanding kurang lebih sebanyak tiga kali. Dalam sistem ini, poin diberikan setiap kali berhasil mendaratkan pukulan, tendangan, atau teknik jatuhan yang sah kepada lawan,” jelas salah satu pembina pencak silat.
Perjuangan Iqbal dimulai dari babak penyisihan, perempat final, hingga mencapai partai puncak. Setiap pertandingan menjadi ujian fisik dan strategi. Pukulan dan tendangan yang tepat sasaran menjadi kunci utama Iqbal dalam mengumpulkan poin di setiap ronde.
Pada pertandingan final, Iqbal menunjukkan dominasi dengan menjaga jarak dan melancarkan serangan cepat, memastikan ia unggul jauh dalam perolehan angka untuk mengamankan gelar Juara I Pra Remaja Putra Kelas H.

Kepala MA Assholach Kejeron, Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I., segera memberikan penghargaan berupa beasiswa pendidikan kepada Muhammad Iqbal Amirulloh. Pemberian beasiswa ini merupakan bentuk komitmen madrasah untuk mendukung penuh siswa-siswi yang berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga atas capaian Iqbal. Ini adalah bukti bahwa santri MA Assholach mampu berprestasi dan bersaing di kancah nasional, sekaligus melestarikan budaya bangsa, yaitu pencak silat,” ujar Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I.
Beliau menambahkan bahwa beasiswa ini adalah bentuk investasi untuk masa depan Iqbal. “Kami ingin memastikan bahwa setiap kerja keras dan dedikasi siswa kami mendapatkan penghargaan yang setimpal. Dengan beasiswa ini, kami berharap Iqbal bisa terus fokus dalam pendidikan dan prestasinya tanpa terbebani, dan menjadi inspirasi bagi santri lainnya,” tutupnya.







