Madrasah Aliyah (MA) Assolach Kejeron baru saja sukses menyelenggarakan kegiatan Workshop Bahasa Arab sekaligus Penutupan dan Pisah Kenang Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Mahasiswa IAI Al-Yasini. Acara yang berlangsung meriah ini dipusatkan di aula lantai tiga gedung MTs Putri pada Senin, 14 September 2026
Mengusung tema utama “From Mufrodat to Muhadatsah: Optimalisasi Program One Day Five Mufradat melalui Pendekatan Komunikatif untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Santriwati MA Assolach Kejeron Pasuruan”, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh santriwati MA putri.
Hadir pula dalam acara tersebut Kepala MTs Ir. Rusdi, Kepala MA Assolach Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I., serta jajaran civitas akademika. Workshop ini menghadirkan narasumber ahli di bidangnya, yaitu Siti Mashlahah Fikri, M.Pd. (Narasumber I) dan Wilda Rihlasyita, M.Pd.I. (Narasumber II).
Sebagai bentuk pengukuran efektivitas dan evaluasi program One Day Five Mufradat, rangkaian acara juga diisi dengan sesi evaluasi melalui pre-test dan post-test berbentuk pilihan ganda (multiple choice). Metode ini dinilai efektif untuk mengukur sejauh mana peningkatan pemahaman dan penguasaan kosakata santriwati.
Selain workshop kebahasaan, momen ini sekaligus menjadi penanda berakhirnya masa PPL mahasiswa IAI Al-Yasini yang telah mendedikasikan ilmu mereka di lingkungan lembaga pendidikan MA Assolach Kejeron. Acara pisah kenang berlangsung hangat dan penuh haru sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para mahasiswa PPL.

Berikut adalah daftar nama mahasiswa IAI Al-Yasini yang merampungkan program PPL di MA Assolach Kejeron: Mufidatun Nisak, Siti Aisyah, Solihati, Ayu Andini, Ririn Wulandari, Siti Isyatir Rodiyah dan Lilis Anisa.
Melalui kegiatan kolaboratif ini, diharapkan para santri semakin terbiasa dan percaya diri dalam mengaplikasikan bahasa Arab di lingkungan madrasah, sejalan dengan visi program unggulan One Day Five Mufradat.







